Membuat Virtual Machine di Proxmox

Proses ini bertujuan untuk membuat sebuah komputer virtual secara penuh sehingga apabila terjadi kesalahan fatal tidak memberikan dampak negatif terhadap komputer fisik.

Alat

  1. PC yang sudah terpasang Proxmox
  2. Router
  3. PC Klien

Bahan

  1. Kabel RJ-45
  2. File ISO Sistem Operasi
  3. Aplikasi PuTTY pada PC Klien

1. Mengakses Proxmox

Buka browser pada PC klien kemudian masukkan alamat berikut:

https://10.40.1.14:8006

Sesuaikan alamat IP dengan server Proxmox yang digunakan.

2. Mengabaikan Peringatan Keamanan

Apabila muncul peringatan keamanan pada browser:

  1. Klik Advanced atau Lanjutan.
  2. Scroll ke bawah.
  3. Klik Proceed to 10.40.1.14 (unsafe).

3. Login ke Proxmox

Masukkan informasi login berikut:

ParameterKeterangan
UsernameSesuaikan
PasswordSesuaikan
RealmProxmox VE authentication server

Kemudian klik tombol LOGIN hingga muncul dashboard Proxmox.

Screenshot

Login Proxmox

4. Membuat Virtual Machine Baru

Klik tombol Create VM yang berada di pojok kanan atas dashboard.

Screenshot

Create VM

5. Konfigurasi General

Pada tab General:

  • Ubah bagian Name
  • Pilih Resource Pool sesuai kebutuhan

Kemudian klik Next.

Screenshot

General

💡 Catatan

Name : adalah nama dari virtual machine yang akan dibuat bisa diisi apa saja tanpa spasi. VM ID : bila nanti di akhir terjadi kegagalan karena VM ID bentrok, bisa ditambahi 0 belakang nya.

6. Konfigurasi Sistem Operasi

Pada tab OS:

  • Pilih ISO Image
  • Pilih Version sesuai sistem operasi yang digunakan

Pada praktikum ini menggunakan:

Debian 11 DLBD

Kemudian klik Next.

Screenshot

OS

💡 Catatan

ISO Image : adalah file ISO yang akan dipasang pada VM, search sesuai kebutuhan mau memasang apa.

7. Konfigurasi System

Pada tab System, gunakan konfigurasi bawaan (default).

Klik Next.

Screenshot

System

8. Konfigurasi Hard Disk

Pada tab Disks:

Ubah ukuran disk dari:

32 GB

menjadi:

4 GB

Kemudian klik Next.

Screenshot

Disk

9. Konfigurasi CPU

Pada tab CPU, gunakan konfigurasi bawaan (default).

Klik Next.

Screenshot

CPU

10. Konfigurasi Memory

Pada tab Memory:

Isi nilai:

512

pada kolom Memory.

Kemudian klik Next.

Screenshot

Memory

11. Konfigurasi Network

Pada tab Network, gunakan konfigurasi bawaan (default).

Klik Next.

Screenshot

Network

12. Konfirmasi Pembuatan VM

Pada tab Confirm:

  • Centang Start after created

Kemudian klik Finish.

Screenshot

Confirm

13. Menunggu Proses Pembuatan VM

Setelah menekan tombol Finish, proses pembuatan Virtual Machine akan berjalan.

Tunggu beberapa saat hingga VM selesai dibuat.

Indikator bahwa VM berhasil dibuat:

  • Nama VM muncul pada panel sebelah kiri.
  • Tombol Play berwarna hijau tersedia.
  • Status VM dalam kondisi berjalan (Running).

Screenshot

VM Running

14. Membuka Console VM

Klik kanan pada Virtual Machine yang telah dibuat kemudian pilih:

Console

Jendela baru akan terbuka dan menampilkan layar virtual machine.

Selanjutnya dapat dilakukan proses instalasi sistem operasi atau Trixbox.

Screenshot

Console

15. Instalasi Sistem Operasi

Setelah Console terbuka, akan muncul halaman instalasi sistem operasi sesuai ISO yang digunakan.

Lakukan proses instalasi seperti pada komputer fisik pada umumnya hingga selesai.

Screenshot

Instalasi Sistem Operasi

Hasil Praktikum

Setelah seluruh langkah selesai dilakukan, Virtual Machine berhasil dibuat dan sistem operasi berhasil dipasang pada Proxmox VE.

Peserta didik diharapkan mampu:

  • Mengakses dashboard Proxmox VE.
  • Membuat Virtual Machine baru.
  • Mengatur konfigurasi VM.
  • Memasang file ISO sebagai media instalasi.
  • Melakukan instalasi sistem operasi pada Virtual Machine.
  • Menjalankan VM melalui Console Proxmox.

Tinggalkan Balasan